Proses Pembelajaran di SDN 2 Tumiyang
Hasil Observasi yang saya lakukan di lapangan atau disekolahan yaitu, dalam aspek pembelajaran di SDN 02 Tumiyang sudah menerapkan pembelajaran secara luring (pembelajaran tatap muka) 100% karena di SDN 02 Tumiyang hanya sedikit muridnya. Untuk fasilitas yang tersedia di sekolahan tersebut antara lain yaitu Mushola, perpustakaan, ruang kelas, dll. Untuk pembelajaran disana dilakukan darihari senin sampai dengan hari sabtu, untuk kegiatan kerja bakti atau bersih-bersih sekolahan dan jalan-jalan biasanya incidental, belumnya pembelajaran secara daring sudahpernah diterapkan selama 2 (dua) tahun, namun juga mengalami kendala mengingat didaerah tersebut jaringan cukup sulit atau susah sinyal. Sedangkan untuk literasi dan numerasi sekolah tersebut sebagian kelas sudah menerapkan program gerakan Literasi sekolah untuk membaca menit sebelum mulai pembelajaran di kelas, mulai dari berdoa, kemuadian dilanjut membaca Asmaul Husna, bacaan Surat Pendek, dan juga haalan perkalian.
Sedangkan dalam bidang adaptasi teknologi di SDN 02 Tumiyang masih kurang dalam proses pembelajaran dan bahkan belum ada penggunaan media teknologi dikarenakan kurang fasilitas sekolah juga masih minimdan banyak guru di sekolah yang tidak menerapkan adaptasi teknologi. Namun Bapak/Ibu guru di sekolahan tersebut sudah cukup mengerti dalam bidang pengoperasian komputer, namun ada juga yang masih belum mengerti cara mengoperasikanya, dan Bapak/Ibu guru disana juga sudah cukup menguasai atau mengoperasikan Microsoft Word, Power Point, dan juga Microsoft Excel. Maka dari itu, kami membuat program adaptasi teknologi. Seperti membantu guru untuk mengoperasikan komputer, maupun aplikasi didalamnya seperti Ms. Word, PPt, dan juga Excel atau membantu guru membuat blog atau web sekolah jika dibutuhkan. Dan mungkin nantinya akan kami tambahkan dengan pemahaman membuat kuis yang menarik minat peserta didik dengan menggunakan Quizizz dll.
Dan dalam segi Administrasi sekolahan ada sedikit yang terkendala seperti Administrasi perpustakaan yang diaman dalam perpustakan di sekolahan tersebut belum ada yang pengelolanya, sementara ini masih di kerjakan oleh guru yang ditugasi, sehingga administrasi di perpustakaan belum tertata dengan rapi, termasuk dalam hal peminjaman buku di perpustakaan belum terkelola dengan baik.
Komentar
Posting Komentar