HUMAN INTEREST
Ibu Sosok Wanita yang Multi Talenta
Ibu adalah sosok perempuan yang sangat berharga dalam hidup kita, bisa diibaratkan Seorang ibu itu seperti mutiara yang berkilauan yang tak ternilai harganya dan tidak bisa digantikan oleh apapun. Kasih sayang yang diberikannya kepada kita sangat tulus, dari mulai mengandung kita selama 9 bulan, menyusui kemudian mengasuh kita hingga sampai beranjak dewasa. Semua itu dilakukan dengan ketulusan dan tidak sedikit pun meminta balasan dari kita. Ia cuma menginginkan anaknya menjadi orang yang sholeh sholeha, taat dan patuh kepada-Nya. Ibu yang berada dalam potrait tersebut bernama Sumiyati (48) yang merupakan ibu dari penulis. Ibu selain menjadi ibu rumah tangga juga berprofesi sebagai Guru di SMPN 3 Suruh.
Menjadi seorang Ibu tentu tidaklah mudah. Apalagi semua hal harus dilakukan secara bersamaan. Bangun setiap pagi pukul 04.00 untuk siap-siap menunaikan ibadah shalat subuh, dan membangunkan anak-anaknya yang masih tertidur untuk ikut berangkat ke masjid shalat subuh, yang kebetulan jarak rumah dan masjid berdekatan. Setelah pulang dari masjid, ibu menanak nasi dan dilanjutkan memasak untuk makan pagi atau sarapan nantinya, ibu juga menyuruh anaknya yang perempuan yaitu adik saya untuk membantunya memasak, dan saya ikut membantu mencuci piring. Sedangkan Ayah memiliki kegiatan sendiri yaitu pergi ke kandang ayam.
Tak hanya menjadi Ibu rumah tangga tetapi juga ada kewajiban untuk menjalankan tugas di sekolahan yaitu menjadi seorang Guru. Setelah pagi hari menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan memasak untuk sarapan dan beres-beres rumah, Ibu berangkat ke sekolahan untuk mengajar anak didiknya dari jam 07:00 sampai jam 13:30. Setelah pulang dari sekolahan yang tentu itu sudah cukup untukmenguras tenaganya, tetapi Ibu tidak memilih untuk istirahat tetapi lebih memilih untuk membantu ayah di kebun atau sawah entah itu untuk matun atau mencabut rumput yang ada di sawah atau mengambil kapulaga yang sudah siap panen di kebun.
Semangat yang tinggi tanpa mengenal lelah demi menyekolahkan anak-anaknya yang sudah besar beliau berani berkorban apa saja. Karena ibu tau kalau pendidikan itu yang sangat penting agar bisa membentuk karakter anak-anaknya, belajar dari pengalamanya saat dibangku perkuliahan, dan menerapkan ilmu yang di dapat saat di bangku persekolahan dan di dunia perkuliahan. Karena Ibu tau kalau orang tuanya dulu juga mati-matian untuknya agar bisa belajar sampai ke jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah dan sekarang bisa menjadi seorang Guru, padahal orang tuanya hanya seorang petani biasa yang biaya hidupnya tegantung dari hasil berkebunya. Jadi ibu juga ingin menyekolahkan anak-anaknya sampai jenjang sepertinya dulu atau malah bisa lebih tinggi.
Bisa dibilang Ibu merupakan sosok wanita yang multi talenta, bisa jadi apa saja, dan bisa segalanya, tidak hanya ayah saja yang bisa.
Komentar
Posting Komentar